Keluarga dan Kebahagiaan saya

Aku dibesarkan dikelilingi oleh kemarahan dan stres, mengambil kehidupan mereka sendiri dalam hidup saya, dan dengan demikian dalam kepalaku. Seperti klise kedengarannya, hal-hal kecil yang digunakan untuk mengganggu jalan untuk kebahagiaan saya. Dalam beberapa tahun terakhir, saya telah belajar bagaimana bernapas dalam-dalam, dan lebih menerima diri sendiri dan orang lain, yang telah memberiku akses lebih besar ke kebahagiaan. Dan merasakan dampak positif mengilhami untuk melanjutkan perjalanan saya.

Butuh waktu bertahun-tahun untuk menerima bahwa tidak apa-apa untuk sebagai seorang anak, saya merasa bertanggung jawab atas kebahagiaan ibuku, yang sangat membebani saya sendiri. Tapi aku telah belajar selama bertahun-tahun bahwa tidak apa-apa untuk memiliki hari yang buruk, karena itulah bagaimana belajar untuk menghargai orang-orang yang baik. Jadi ketika aku merasa biru, saya mencari kenyamanan dari dalam, mengingatkan diri sendiri bahwa tidak apa-apa untuk merasa biru dan yang mudah-mudahan, besok akan menjadi hari yang lebih baik. Dan biasanya, itu.

Orang-orang di sekitar yang menambahkan untuk kebahagiaan mereka, atau mengurangi banyak dari kebahagiaan mereka?

Dalam masyarakat kita, dan khususnya di masyarakat di mana kita hidup, saya sering melihat orang-orang mendapatkan begitu tenggelam dan terlibat dalam kebahagiaan anak-anak mereka, bahwa mereka tampaknya melupakan mereka sendiri. Saya sangat takut kehilangan identitas saya sebagai individu. Itu tidak mudah untuk mendapatkan keseimbangan, tapi saya tahu bahwa saya perlu merasa produktif dan diinvestasikan dalam saya sendiri untuk menjadi semacam saya ingin menjadi. Untungnya, tetapi bukan tanpa benjolan di jalan, ada keseimbangan dalam hidup saya. Saya seorang anak, dan seorang teman, dan merasa nyaman dan senang dalam semua peran saya.

Aspek dari rumah yang membuat bahagia?

Saya juga suka berada di rumah. Saya suka membaca dengan menggambar, dan merasa senang ketika saya memasak di dapur. Ada suatu masa ketika saya merasa terganggu dengan keriuhan sekitar ruang dapur setiap sore, dengan ibu berteriak pada satu sama lain, dan saya mencuci piring, menyapu ruang, itu semua kulakukan untuk membantu orang tua tunggal.

* Sejak ayah saya pergi perceraian dan saya menyadari nilai dari suara itu menakutkan bagi anak melanjutkan dan membimbing diri dalam pendidikan dan ekonomi.

Saya suka, dan bahagia berada dengan orang tua tunggal, walau itu tidak sepenuhnya sempurna. Namun aku banyak mendapat pengalaman tersendiri dari keluarga ini, dan itu bagus, membawa saya pada kekuatan emosi, saya tidak lagi menangis, berkecil hati ditinggal pergi oleh seseorang kemudian tidak peduli..

________________
IBU BERJUANG AKAN KEBAHAGIAANMU ANAKKU, BILA MELIHATMU BAHAGIA , ITULAH KEBAHAGIAAN IBU!!!

I LOVE U MOM ……🙂