Kasih yang diharap

Matanya terpejam rapat, sesekali dia menghembus nafas dg kuat. Seperti sukar untuk dia menggungkap apa yg terbukukan di hatinya. Adakah rasa hatinya itu benar? adakah sekedar mainan perasaan sahaja? Dadanya berdebar-debar, baru sebentar tadi ia menyaksikan, sesuatu yg membuat hatinya riang! apa yg diliatnya tadi bukan ilusi.,ia sukar menafsirkan hati. yg pasti hatinya riang sekali..Dia tidak siap menghadapi kenyataan apa yg ia rasai. Jika benar apa yg selamanya ini.,kenapa tidak ia berterus-terang saja? setidaknya, tidaklah dia menjadi pungguk yg merindukan bulan, “dia memendam rasa, dia menunggu kehadiran, untuk menjadi teman hidupnya.”
Lebih baik ia memendam rasa sendiri, dan lebih elok jika bersendiri tanpa cinta. tersirat hatinya berungkap “lebih baik baginya jika ia menghadapi kenyataan daripada lari dari kenyataan itu buat selamanya.”… teringat”..Wajahnya masih seperti dulu,.tutur katanya juga masih seperti dahulu. Begitu sopan dan penuh kelembutan. Sikap itu belum tertukar hingga kini. hingga ianya terlena dg sikap itu. Mana mungkin ia bisa melupakan yg senantiasa membuatnya tersenyum, tidak terkira seberapa besar kesedihan yg dihadapi olehnya sekarang.
Biarlah, dan lepaskan sahaja.. aku tahu., aku yang salah dalam hal ini..aku terlalu pada dia. sedangkan aku tau apa yg dikatakan dulu tuk semuanya., tak lebih dari itu… aku yg salah dalam hal ini.. Kenangan itu sangat indah, menyentuh hati..terlalu manis tuk dikenang..,alangkah indahnya bila semua itu dapat diputar kembali..tetapi semua mustahil terjadi..ungkapnya dalam diri..!!!
***
“.Ucapkan satu kata yg kunanti
sebab aku tak mampu menafsir bisik2 hati
nyanyikan lagi.,nyanyikan lagi…
sebab aku tak sanggup mengartikan getar ini
Kenapa berat ungkapkan cinta, padahal ia ada..
****
……,Deras air mata membasuh hati
cinta putih yg kau beri
namun tidak untuk dibisik lagi
*****
Dimana letak surga itu
biar ketemukan untuk bersamamu
biar semua tahu, kematian tak mengakhiri cinta ku..””

Kisah itu kemudian berakhir begitu sahaja.., ia merasa kesedihan itu walaupun harus rela..
Cinta tak selama berakhir bahagia, kadangkala kita menerima derita disaat mulai merasa bahagia. Namun itulah realita dalam rasa cinta. tak selalu berlalu indah..🙂