Optimalisasi kerja Otak

Pada dasarnya setiap orang dapat menjadi jenius. Idealnya memang harus dipersiapkan sejak kecil dengan mengaktifkan fungsi otak untuk mengembangkan kecerdasan-kecerdasan yang menunjang proses pembelajaran. Bagi kita yang telah memasuki usia remaja juga dapat memberdayakan otak secara optimal, untuk itu kita harus mengetahui terlebih dahulu cara kerja otak tersebut.

  1. Percayakah anda bahwa otak manusia lebih hebat dari komputer tercanggih pada saat ini.
  2. Mengapa kita tidak menjadi pembelajar yang lebih baik padahal kita memiliki 200 miliar sel otak? (Ini sama banyaknya dengan jumlah bintang di sejumlah galaksi)
  3. Mengapa kita tidak bisa lebih baik dalam mengingat sesuatu hal padahal otak kita dapat menyimpan sekitar 100 miliar bit informasi ? (Ini ekuivalen dengan 500 ensiklopedia)
  4. Mengapa kita tidak lebih baik dalam memahami sesuatu hal padahal otak kita mempunyai lebih dari 100 triliun kemungkinan koneksi/sambungan? (Ini akan menjadi computer yang paling canggih)
  5. Mengapa kita tidak lebih kreatif padahal kita rata-rata melakukan 4000 pemikiran setiap 24 jam (Itu berarti Rp 400.000,-/hari apabila satu sen per pikiran)

Jawabannya sederhana, kebanyakan manusia mempunyai kebiasaan masuk ke dalam potongan kecil dari seluruh kemampuan otak mereka, mereka malas belajar dan lebih pandai mencari alasan dibanding jawaban, mereka lebih suka menyalahkan keadaan dibanding beradaptasi dengan keadaan, mereka lebih suka mengkritik daripada menjadi teladan, mereka lebih suka meniru yang sudah ada dibanding menciptakan sesuatu yang baru.

Menurut para ilmuwan di Sanford Research Institute kita hanya menggunakan 10 persen dari kemampuan otak kita. Dari 10 persen itu sebagian besar hanya mengoptimalkan belahan otak kiri. Nah, sekarang bisa kita bayangkan mengapa akhir-akhir ini banyak kita dapati orang menjadi stress, sibuk memikirkan pelajaran, pekerjaan atau masalah-masalah lain. Hal ini disebabkan karena mereka hanya mengoptimalkan sebagian kecil dari fungsi otak sedangkan bagian yang lainnya tidak dimanfaatkan (90 persen potensi kemampuan otak tetap tidak dikeluarkan).

Terus gunakan otak Anda untuk hal yang berguna bagi masa depan dan cita-cita Anda.

Sumber:http://www.blessings-edu.net